''sebisa mungkin perubhan tuh pasti ada''

Selasa, 01 Oktober 2013

bulan harap cahaya

bulan harap cahaya datang menjelang kematian batu berjatuhan dari dasar bumi mendongak sombong disana takdir dan hisab berada pada tonggak langit dan cakar bumi menjeritkan nafas terakhir dalam keheningan mencari jawaban pada dosa yang telah terbuat ketika bulan sabit mencari akar akar noda kehidupan ketika matahari senja mencabik cabik isi kepala ketika itu…aku mati duniaku hilang ketika mentari telah tumbuh biarkan aku menari dalam kegelapan malam biarkan aku bernyanyi dalam mimpi mimpi duniaku hilang ketika mentari datang “malam itu aku bermimpi begitu indah” semakin bumi menjadi kegelapan malam semakin langit menjadi kelam dalam keraguan semakin bintang membentang kehinaan semakin dalam aku terpuruk dalam hidup teriakan dan tangisan dalam isi kepalaku bercerita tentang rasa sesak dalam hati senyum dalam hati menangis kematianku telah tiba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar




cinta tidak harus memiliki
tak harus berbalas, tak harus bersama
tak harus bahagia bersamanya
Aku mengerti …
walau kumencintai kutak memiliki
walau kumencari takkan kudapati
walau ingin kuraih cinta itu
walau ingin kurasakan kebahagiaan itu
namun ditengah kelamnya malam
diantara desir angin dan kesunyian
ku sadari … semua tlah berakhir…

cintaku …
Meski tlah jauh dariku
meski tlah memiliki yang lain
meski tlah lagi bahagia
namun…
kubahagia melihatnya bahagia
melihatnya tersenyum tertawa
menatap penuh cinta padanya
terima kasih …
atas segala cinta yang lalu
maaf …
bila ku masih mengusik hidupmu
namun…, izinkanlah aku
menyimpan cinta itu
yang masih merekah dan tulus
di lubuk hatiku yang terdalam

Waktu terus bergulir ……
Detik .. menit …. jam ….
Tlah terlewati seiring dengan berlalunya hari ….
Begitu pula cintamu padaku …
Semakin jelas dan nyata …
Betapa bodohnya diriku ini …
Karna kutak tahu apa yang harus kuperbuat…..
Tapi izinkanlah diriku untuk menyapanya …..
Memberi salam padanya dan berkata …..
” Aku juga cinta padamu “