''sebisa mungkin perubhan tuh pasti ada''

Selasa, 01 Oktober 2013

pedangku ghaibku

pedangku ghaibku telah tumpul sanubariku menghilang dalam tangis merayap dan merangkak dalam norma sinar yg terpantul dengan tangan ini aku kembali mencoba untuk menangis oohh sang hyang widi wasa…. lepaskan samsara dalam sukma ini berilah kesabaran dalam hidup manusia manusia yg menanti ajal esok nanti riak air mata meresap ke dalam pori pori menyisakan rasa dingin yang hampa membiarkan rasa cinta yg kemudian mati hanya berharap akan datang malaikat pencabut nyawa oohh gusti pangeran sing kuasa lepaskan derita dan duka dalam jiwa ini berilah sedikit pati rasa dalam hidup dalam cinta cinta yg sudah enggan untuk mencari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar




cinta tidak harus memiliki
tak harus berbalas, tak harus bersama
tak harus bahagia bersamanya
Aku mengerti …
walau kumencintai kutak memiliki
walau kumencari takkan kudapati
walau ingin kuraih cinta itu
walau ingin kurasakan kebahagiaan itu
namun ditengah kelamnya malam
diantara desir angin dan kesunyian
ku sadari … semua tlah berakhir…

cintaku …
Meski tlah jauh dariku
meski tlah memiliki yang lain
meski tlah lagi bahagia
namun…
kubahagia melihatnya bahagia
melihatnya tersenyum tertawa
menatap penuh cinta padanya
terima kasih …
atas segala cinta yang lalu
maaf …
bila ku masih mengusik hidupmu
namun…, izinkanlah aku
menyimpan cinta itu
yang masih merekah dan tulus
di lubuk hatiku yang terdalam

Waktu terus bergulir ……
Detik .. menit …. jam ….
Tlah terlewati seiring dengan berlalunya hari ….
Begitu pula cintamu padaku …
Semakin jelas dan nyata …
Betapa bodohnya diriku ini …
Karna kutak tahu apa yang harus kuperbuat…..
Tapi izinkanlah diriku untuk menyapanya …..
Memberi salam padanya dan berkata …..
” Aku juga cinta padamu “